Seorang Ibu Rumah Tangga Wafat Mendadak Di Duga Terkena Gigitan Ular Kobra

Seorang Ibu Rumah Tangga Wafat Mendadak Di Duga Terkena Gigitan Ular Kobra – Siti Fatimah (38) , seseorang ibu rumah-tangga di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah wafat mendadak. Dia disangka tewas karena gigitan ular King Kobra disaat tengah tertidur.

Tohirin, sang suami tidak menyadari istrinya sudah wafat dunia. Dia baru sadar sesudah membangunkan Siti untuk makan sahur.

Tohirin mengakui baru pulang saat saat sahur tiba, lebih kurang jam 02. 00 WIB. Dia lihat istri serta dua anaknya tidur dimuka tv dengan beralaskan kasur.

Tidak pingin menganggu, dia menuju kamarnya serta segera tertidur karena kelelahan. Saat saat sahur, Tohirin kembali terbangun. Dia heran mengapa istrinya belum juga memasak lauk untuk sahur.

Sekitar jam 03. 00 WIB, Minggu (22/2) , dia juga membangunkan istrinya. Namun, Fatimah tetaplah diam. Ketika dipegang sekujur badan Fatimah juga telah dingin. Dia lihat ada luka kecil di telapak kaki istrinya.

” Suami korban bangun untuk sahur selanjutnya membangunkan korban, tapi pas dibangunkan korban diam serta tubuh korban telah merasa dingin, ” kata Komandan Tim Reaksi Cepat Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Kusworo.

Lantas baru dia lihat ada ular king kobra selama 2, 5 mtr. sebesar lengan orang dewasa berlindung dibalik pintu.

Tohirin selanjutnya berteriak menyebut mertuanya, Sawadi, yang tinggal serumah. Teriakan Tohirin yang keras mengundang tetangga korban yang selanjutnya selekasnya menangkap serta membunuh king kobra sebesar lengan orang saat ini.

Keluarga serta warga berinisiatif membawa korban ke Tempat tinggal Sakit Umum Daerah (RSUD) Ajibarang. Mereka mengharapkan supaya Fatimah dapat diselamatkan. Sesampai disana, korban dinyatakan sudah wafat dunia.

” Jam 04. 30 WIB korban dibawa kembali pada tempat tinggal duka, ” kata Kusworo menjelaskan.

Kepala desa dengan Babinsa serta polisi mendatangi tempat tinggal duka untuk mengecek serta mendata. Diyakini, korban memanglah wafat karena digigit ular king kobra yang selanjutnya dibunuh oleh warga.

Disangka, king kobra itu yaitu ular liar yang datang dari rimba lebih kurang Grumbul Cogreg Desa Cihonje. Pasalnya, di lebih kurang desa masih tetap ada rimba belantara serta aliran sungai yang disangka jadi habitat ular ganas ini.