Sempat Terlempar Saat Tersambar Petir, Petani di Maros Tewas di Sawah

Sempat Terlempar Saat Tersambar Petir, Petani di Maros Tewas di Sawah – Seseorang petani di Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Maros, Sulawesi Selatan, Subhan Daeng Itung (40), meninggal sesudah tersambar petir di ruang persawahan kepunyaannya, Rabu (5/12/2018).

Sebelum tersambar petir, korban didapati bersama dengan keluarganya tengah mencabut benih serta bajak sawah dengan traktor. Akan tetapi, sebab hujan deras serta petir, mereka berhenti serta menanti di gubuk sawah.

“Di gubuk itu ada empat orang. Korban, istrinya, serta anaknya, serta satu kembali keluarganya. Infonya, waktu petir menyambar itu, korban serta tiga orang ini semua terlempar. Akan tetapi korban yang terpuruk ke tanah telah kejang-kejang,” kata Kapolsek Mandai AKP Asgar.

Sesudah terlempar, istri korban, Nurlinda (36), cemas serta lari mencari pertolongan masyarakat sampai ke perkampungan. Bahkan juga dia juga pada akhirnya turut tidak sadarkan diri lihat keadaan suaminya. Dengan memakai sarung, jasad korban dipanggul masyarakat ke tempat tinggalnya.

“Anaknya itu baru berusia 13 tahun. Istrinyalah yang berlarian minta pertolongan. Cocok masyarakat hadir, korban telah diketemukan tidak bernyawa. Jasadnya lalu diangkat memakai sarung oleh masyarakat,” sambungnya.

Sampai sekarang ini, jasad korban telah dimakamkan di dalam rumah duka yang jaraknya seputar 4 km. dari tempat peristiwa. Gagasannya, korban disemayamkan besok di pemakaman umum ditempat.