Sadis, Bu Guru Ini Di Begal Pakai Benda Ini

Sadis, Bu Guru Ini Di Begal Pakai Benda Ini – Ika Indriana, 27, warga Dusun Tempuran, Desa/Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Jawa timur, dibegal waktu akan pulang dari mengajar dalam sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kecamatan di tempat, Jumat (20/7).

Da harus kehilangan motor miliknya. Selain itu, dia dan keponakannya yg masih berusia 3 tahun, merasa shock karena beberapa aktor sempat mengancamnya dengan senjata tajam.

Informasi yg disatukan Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu berjalan tentang jam 10. 30. Masa itu, ia baru saja menggerakkan tugasnya berubah menjadi seorang guru. Ia miliki tekad pulang bersama-sama Bahtiar, ponakannya yg umum ikut dengannya waktu mengajar.

Perjalanan Ika awalannya lancar. Dia melajukan motornya dari dari timur ke barat. Sampai hingga tentang seratus mtr. dari tempat tinggalnya, mendadak ia dipepet oleh dua orang aktor begal. Mereka menggunakan helm serta menggunakan masker sapu tangan. Sampai, muka keduanya tidak nampak, hanya telihat matanya saja.

“Kayaknya saya sudah diikuti sejak jalan sepi. Beberapa aktor memepet waktu saya hampir sampai hingga di dalam rumah, ” ujarnya waktu dilakukan konfirmasi.

Ika sapaanya menjelaskan, sesungguhnya dia sudah mulai berprasangka jelek waktu perjalanannya melintas jalanan sepi. Dua aktor yg mengendarai satu motor, sering akan memepetnya. Namun sering juga, ada kendaraan yg melintas. Sampai, pilihannya adalah percepat laju motor.

Namun, beberapa aktor begal rupanya sudah tekad. Ini bisa dibuktikan, waktu Ika hampir sampai hingga dan situasi jalan sepi, mendadak dua aktor kembali memepetnya. Beberapa aktor dengan cara langsung mengeluarkan celurit. Selain itu, mereka juga menyuruh korban buat berhenti.

Karena lihat celurit itu, terus korban pilih berhenti takut berjalan satu. Sehabis berhenti, korban dengan cara langsung memberikan demikian saja kendaraannya. Ke-2 begal dengan cara langsung kabur.

“Karena lihat begal itu mengeluarkan celurit ya saya takut. Saya berhenti dan saya kasihkan saja motor Honda Vario 125 warna putih miliki saya itu, ” ujarnya.

Menurutnya, pertimbangan buat berhenti meskipun telah dekat dengan tempat tinggalnya, karena ketakutan. Guru honorer itu kuatir apabila beberapa aktor melukai dirinya atau keponakannya. Sampai, karena takut berjalan satu yg tidak diinginkan, ia menetapkan buat berhenti.

“Setelah sukses ambillah motor saya itu, aktor dengan cara langsung melarikan diri dan dengan cara langsung lari menuju timur, ” katanya.

Lantas, ia hanya bisa menyesali moment itu. Ia tidak berani berteriak buat meminta pertolongan warga. Ia dengan cara langsung bergegas ambillah handphone yg ada di dalam tasnya dan menghubungi keluarga. Lantas, keluarganya beramai-ramai mengejar aktor.

Sayang, waktu diselesaikan pengejaran, ke-2 aktor sudah keburu jauh. “Dikejar namun tidak terserang. Selamanya ya saya diantar oleh keluarga memberi laporan moment ini kepada pihak kepolisian, ” terangnya.

Terkecuali itu, Kapolsek Sumber Iptu Sudarsono membenarkan apabila ada laporan pembegalan. Pihaknya sendiri kini masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelakunya. “Memang benar ada laporan pembegalan. Kini moment ini masihlah dalam proses penyelidikan kami, ” ujarnya.