Pembakaran SD Palangkaraya Di Kejar Polisi

Pembakaran SD Palangkaraya Di Kejar Polisi – Kepala Bagian Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Ajun Komisaris Besar Pambudi Rahayu menyebutkan pihaknya masih tetap menguber orang yang disangka dalang pembakaran SD negeri di Palangka Raya sebagian minggu paling akhir.

” Otak aktor pembakaran SD negeri yaitu HG masih tetap kita kejar. Diluar itu kita juga lakukan pengembangan apakah dia (HG) memanglah otak dari semuanya peristiwa ini atau ia ada yang menyuruhnya juga, ” kata Pambudi di Palangka Raya, Kamis, 3 Agustus 2017.

HG yaitu orang yang disangka jadi otak aktor pembakaran SDN di Palangka Raya. Terkecuali memburu HG, polisi memburu aktor pembakaran SD negeri lainnya yang hingga saat ini belum juga tersingkap.

” Sekarang ini kita mencari aktor pembakar empat sekolah yang lain dengan memakai tanda bukti yang ada, ” tuturnya.

Polisi baru menangkap 2 orang yang disangka jadi aktor pembakaran 3 dari 7 SD negeri dalam satu pekan ini di Palangka Raya, yakni SRY serta FA. Polisi masih tetap memburu aktor pembakaran 4 SDF negeri yang lain yang belum juga di ketahui.

Terkecuali mengecek 5 saksi, ke-2 aktor pembakaran itu SRY serta FA mengakui membakar 3 buah sekolah yakni SDN 4 Langkah, SD 1 Langkah serta SDN 5 Langkai. Dalam aksinya, ke-2 orang yang bekerja jadi pegawai swasta itu mengakui lakukan aksinya dengan memakai kain busa yang di beri minyak tanah serta lalu diletakkan di ruangan yang terbuat dari papan yang gampang terbakar.

” Dari pernyataan keduanya, mereka mengakui diminta HG yang saat ini masih tetap kita kejar. Serta untuk aksinya mereka baru dibayar Rp 500 ribu yang lalu dibelikan handphone, ” tutur Kepala Polda Kalimantan Tengah Brigjen Anang Revandoko.

Beberapa tersangka pembakaran SD negeri dijerat Pasal 187 ayat (1) serta (2) KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimum 15 th. penjara. Terkecuali menangkap beberapa aktor, polisi berhasil menciduk satu orang sekali lagi yang disangka lakukan pencurian laptop waktu terjadinya kebakaran satu diantara SD negeri di Palangka Raya.