Najib Diamankan Sehubungan Pergantian Laporan Audit Akhir 1 Malaysia Development Berhad

Najib Diamankan Sehubungan Pergantian Laporan Audit Akhir 1 Malaysia Development Berhad – Eks Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak kembali diamankan oleh Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) ini hari. Najib diamankan sehubungan pergantian laporan audit akhir 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Seperti ditulis wadah Malaysia, The Star, Senin (10/12/2018), Najib diamankan pada kurang lebih jam 11.00 waktu ditempat di kantor pusat MACC, beberapa saat selesai ia datang untuk kembali ditanyai berkaitan permasalahan itu.

Najib Razak nampak masuk kantor pusat MACC pada kurang lebih jam 10.42 waktu ditempat. Sumber MACC menyampaikan, Najib akan dibebaskan apabila ia dapat sediakan uang agunan.

Awal kalinya pada 25 November terus, Auditor Umum Tan Sri Madinah Mohamad menyampaikan kalau beberapa sisi laporan audit akhir 1MDB udah di hilangkan. Beberapa sisi itu menyebutkan terkait kehadiran konglomerat Low Taek Jho alias Jho Low yang diincar aparat.

Madinah menyampaikan, perintah untuk membuat perubahan laporan audit itu ada dari Tan Sri Shukry Salleh, sebagai sekretaris pribadi pokok untuk Najib saat tetap berubah menjadi perdana menteri.

Pergantian pada laporan 1MDB itu dilaksanakan pada 26 Februari 2016 dengan argumen kalau itu adalah “desas-desus peka”. Sampai kini, tidak cuman Najib, MACC udah menanyai beberapa orang berkaitan pergantian laporan audit 1MDB itu.

Penangkapan Najib ini dilaksanakan cuma sekian hari selesai perbuatan demo besar-besaran pada Sabtu (8/12) terus di Kuala Lumpur. Perbuatan yang dibarengi oleh Najib itu, mendapat dukungan oleh dua partai oposisi paling besar Malaysia, United Malays National Organisation (UMNO), serta Parti Islam Se-Malaysia (PAS).

Perbuatan yang dikatakan sebagai Perbuatan 812 itu awalannya ditujukan untuk protes ide pemerintah Mahathir untuk meratifikasi ICERD (International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination) atau Konvensi Internasional terkait Penghilangan Semua Bentuk Diskriminasi Rasial, suatu konvensi PBB berkaitan larangan diskriminasi rasial.

Beberapa pengkritik konvensi itu risau kalau ratifikasi konvensi dapat mengganggu hak-hak spesial etnis Melayu serta mengintimidasi status Islam jadi agama sah Malaysia. Selesai beberapa minggu ini kelompok-kelompok pro-Melayu mengadakan perbuatan demo untuk menampik ratifikasi itu, bulan terus pemerintahan Mahathir pada akhirnya mengatakan gak akan meratifikasi konvensi itu.

Menurut beberapa pengamat, Najib serta partainya memakai perbuatan 812 itu untuk mengubah perhatian dari dakwaan-dakwaan korupsi pada dianya, istrinya serta eks pejabat-pejabat pemerintahannya.