Musibah Kekeringan Yang Berlangsung Di Trenggalek Terus Meluas

Musibah Kekeringan Yang Berlangsung Di Trenggalek Terus Meluas – Musibah kekeringan yang berlangsung di Trenggalek terus meluas. Sampai sekarang tertera 22 desa terimbas. Untuk menolong masyarakat, Polsek Dongko merubah mobil patroli jadi alat distribusi air bersih.

Kapolsek Dongko, AKP Tri Basuki menjelaskan, mobil Izusu Panther yang umumnya dipakai untuk patroli daerah, diubah di bagian belakang. Faksinya melepas bangku dan atap serta ditukar dengan tandon air.

“Tandon air ini memiliki ukuran 1.800 liter. Berikut yang selanjutnya kami pakai untuk distribusi pertolongan air bersih pada masyarakat yang terimbas kekeringan,” kata kapolsek, Jumat (6/9/2019).

Modifikasi ini dikerjakan seputar sebulan waktu lalu atau bersamaan kekeringan di daerah Kecamatan Dongko. Faksinya mengirim pertolongan pada masyarakat minimum satu hari 2x.

Umumnya polisi ambil bahan baku air bersih dari PDAM Dongko dan salah satu diantara sumber air yang lain. Pembagian air bersih dikerjakan dengan bergiliran di tiga desa terimbas dengan dikontrol oleh regu yang piket di polsek. Bahkan juga lanjut Tri, pada keadaan menekan faksinya dapat mendistribusikan air sampai 4x dalam satu hari.

“Modifikasi seperti ini atau patroli gentong telah berjalan tiga tahun paling akhir, intinya setiap saat kekeringan tentu kami kerjakan. Teknisnya, tiap regu yang kami wajibkan untuk kirim air bersih,” katanya.

Kapolsek pastikan modifikasi mobil patroli itu tidak merubah peranan kendaraan dinas untuk jalankan fungsi dan tugas petugas kepolisian. Karena dalam pengiriman air bersih, faksinya sekaligus juga lakukan patroli daerah.

“Kami kirim air sekaligus juga patroli, bahkan juga ini dapat disebutkan lebih dekat sama warga sebab hubungan dengan warga betul-betul riil,” paparnya.