Karena Sering Terjadi Kemacetan, Jalan Margonda Akan Diterapkan Sistem Ganjil Genap

Karena Sering Terjadi Kemacetan, Jalan Margonda Akan Diterapkan Sistem Ganjil Genap – Tubuh Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berbarengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Jawa Barat bakal menetapkan peraturan ganjil-genap di Jalan Margonda sehabis 17 April 2019.

” Pemberlakuan itu udah lewat penyelarasan berbarengan Dishub Depok serta kedepannya bakal dijalankan sehabis 17 April 2019 dengan maksud buat mengurai kepadatan jalan raya yg sekarang kerap berlangsung di daerah itu, ” kata Direktur Prasarana BPTJ Kementerian Perhubungan, Wisnu Heru Baworo seperti ditulis dari Pada, Senin (18/3) .

Menurut Wisnu pada aplikasi ganjil-genap itu sudah sesuai sama basic hukum buat aplikasi penentuan kendaraan pribadi, ialah Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 terkait Terus Lintas serta Angkutan Jalan, dalam clausal 133.

Tidak hanya itu oleh karena ada aplikasi itu, ujarnya, tentulah buat menambah efisiensi serta efektivitas pemanfaatan area jalan raya.

Oleh karena ada perubahan serta tingkat mobilitas yg tinggi pada ruas jalan itu, ujarnya, sekarang berulangkali berlangsung tumpukan kendaraan serta peluang pemberlakuan ganjil genap bukan hanya kala minggu akhir semata-mata.

Disamping itu, pengamat perkotaan serta transportasi, Yayat Supriatna mengemukakan dalam perubahannya Kota Depok selayaknya punyai banyak pilihan dalam mendukung transportasi yang layak untuk kelancaran mobilitas masyarakatnya.

” Ini disebabkan Kota Depok adalah daerah penyangga Jakarta dengan intensitas penduduknya bermata pencaharian di Ibu Kota Jakarta, ” ujarnya.

Tetapi, ujarnya, hal semacam itu belum juga terwujud dengan baik, hingga kerapkali ada tumpukan pada sejumlah ruas jalan seperti Jalan Margonda, Jalan Dewi Sartika, serta jalan yang lain.

” Harusnya pemerintah daerah bikin trik biar masyarakatnya bisa terkondisikan dengan menentukan angkutan umum dibanding dengan kendaraan pribadi, ” ujarnya.