Jokowi Akan Menjadi Presiden Lagi

Jokowi Akan Menjadi Presiden Lagi – Data Metode Kabar Hitung Nada (Situng) Komisi Penentuan Umum (KPU) sampai waktu 09. 15 WIB tertulis baru masuk 4, 64 prosen dari seluruh pemindaian form C1 dari tiap-tiap TPS. Menurut data KPU per Sabtu (20/4/2019) , pasangan calon Presiden nomer urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin tetap unggul. Jokowi-Ma’ruf menggapai 54, 89 prosen dengan banyaknya pengumpulan nada 3. 968. 285, dan Prabowo-Sandi menggapai 45, 11 prosen dengan banyaknya pengumpulan nada 3. 261. 798. Menurut data dari situs sah Situng KPU https : //pemilu2019. kpu. go. id, data yg masuk baru 37. 757 dari 813. 350 TPS yg menyebar di semuanya Indonesia dan luar negeri. Hasil kalkulasi nada disamping itu menuturkan, Jokowi-Ma’ruf menggapai nada paling banyak dalam real count KPU RI ketimbang saingannya Prabowo-Sandi. Rekapitulasi nada terjadi pada 18 April sampai 22 Mei 2019. Situng diraih menurut data formulir C-1 tiap-tiap TPS di semuanya Indonesia yg dimasukkan serta diangkat di halaman KPU RI lewat KPU kabupaten/kota. Rasio perhitungan nada itu bakal berganti lantaran banyak TPS di daerah atau luar negeri belum memberikan laporan nada. KPU mengatakan Situng cuma adalah kabar serta akan tidak pengaruhi pemastian hasil pemilu 2019 lantaran rekapitulasi sah terus dilaksanakan dengan cara manual. Menurutnya, proses rekapitulasi manual dilaksanakan mulai tingkat kecamatan, lantas dilanjutkan tingkat kabupaten/kota dilanjut ke propinsi lantas paling akhir tingkat nasional.
Buat mengawasi proses perhitungan nada semasing partai politik, KPU pula udah berikan izin terhadap 40 instansi survey buat mengerjakan kalkulasi cepat Pileg 2019. Empat dari 40 instansi survey yg menyimpan dianggap punyai kredibilitas dari KPU itu salah satunya Saiful Mujani Analisa & Consulting (SMRC) , Sinyal Politik Indonesia, Charta Politika, serta Cyrus Network.