Empat Medali Emas Indonesia

Empat Medali Emas Indonesia – Defia Rosmaniar, Lindswell Kwok, Tiara Andini Prastika, serta Khoiful Mukhib berubah menjadi buah bibir nasional pada acara Asian Games 2018.

Dipicu? Well, apalagi bila bukan perolehan medali emas. Defia berubah menjadi peraih emas pertama untuk Indonesia selesai berlaga di cabang olah-raga (cabor) taekwondo nomer poomsae di hari Minggu (19/8). Satu hari sesudahnya, medali emas banyak yang datang satu per satu untuk Indonesia.

Senin (20/8) pagi, Lindswell menggapai emas dari cabor wushu pada perlombaan yg diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Perolehan itu membuat Lindswell bukan cuma mendapat bonus dari Kementerian Pemuda serta Olah-raga (Kemenpora), tapi juga dari PB Wushu Indonesia, atau Menpan-RB (Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi).

Sesudahnya, pada Senin siang, gantian Tiara yg mendapat emas dari cabor sepeda nomer downhill serta Khoiful dari nomer mountain bike.

Keseluruhan, telah empat emas diperoleh oleh beberapa atlet Indonesia di Asian Games 2018. Jadi pengingat saja, empat tahun yang lalu di Asian Games Incheon, Korea Selatan, Indonesia keseluruhan mendapat emas.

Dengan demikian, dalam dua hari acara di Asian Games 2018, beberapa atlet Indonesia telah menyamakan pencapaian emas di Incheon.

Empat medali emas Indonesia empat tahun yang lalu diperoleh oleh Juwita Niza Wasni dari wushu (1 medali emas), Maria Londa dari atletik (1 medali emas), serta M. Ahsan/Hendra Setiawan dan Greysia Polii/Nitya Krishinda di bulu tangkis (2 medali emas).

Keseluruhan, Indonesia menghimpun 20 medali dengan detail empat medali emas, lima medali perak, serta 11 medali perunggu. Di klassemen akhir, Indonesia finish di barisan ke-17.

Teristimewa untuk Asian Games 2018, Indonesia dicanangkan finish di 10 besar klassemen akhir.