Diduga Bunuh Diri, Seorang Tahanan Di Rutan Tanjung Gusta Tewas

Diduga Bunuh Diri, Seorang Tahanan Di Rutan Tanjung Gusta Tewas – Seseorang tahanan perkara dugaan kepemilikan 2 ons sabu-sabu, Yanto dengan kata lain Anto, nekat akhiri hidupnya. Dia wafat sesudah dikira menjatuhkan diri dari lantai 3 Blok D Rutan Kelas IA Tanjung Gusta, Medan.

Menurut kabar disatukan, Minggu (8/7), moment bunuh diri itu berlangsung pada Jumat (6/7) kurang lebih jam 18. 00 Wib. ” Benar, yg perihal (Yanto) melompat dari lantai 3 Blok D, ” kata Kepala Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan, MA Siburian.

Yanto merupakan tahanan Kejari Medan. Perkara kepemilikan 2 ons sabu-sabu yg menjeratnya masih pula dalam system persidangan.

Siburian menuturkan, pihaknya sudah mengerjakan beberapa langkah sesuai sama prosedur tentang moment itu. ” Jasad Yanto sudah diautopsi serta udah kita serahkan ke pihak keluarga juga kepolisian, ” katanya.

Diluar itu, pihak Rutan juga sudah periksa beberapa tahanan yg menyaksikan segera peristiwa itu. ” Mereka buat pernyataan diatas meterai Rp 6. 000 yg menyebutkan jika Yanto benar-benar melompat dari lantai 3, ” katanya.

Dia memasukkan, berdasarkan info beberapa saksi, Yanto pernah mengeluhkan perkaranya yg masih tetap berproses di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Parada Situmorang, sebutkan Yanto dijerat dengan Clausal 114 ayat (2) UU No 35 Th. 2009 terkait Narkotika. ” Benar peristiwa itu, tetapi lengkapnya hubungi pihak Rutan, dikarenakan Kejari Medan lantas bisa informasi dari pihak Rutan, ” sebutnya.

Dalam web PN Medan, Yanto dengan kata lain Anto (38) merupakan warga Jalan Keramat Kompleks TKBM Blok A No 23, Sei Mati, Medan Labuhan. Dia di tangkap di area tempat tinggalnya, 9 November 2017 kemarin.