Bobol Brankas Rp 2,2 M Milik Toserba Luwes Sragen, 3 Orang Ditangkap

Bobol Brankas Rp 2,2 M Milik Toserba Luwes Sragen, 3 Orang Ditangkap – Personil Polres Sragen meringkus komplotan pembobol peti uang punya Toserba Luwes Sragen. Tiga orang dipandang bertanggungjawab atas tindakan perampokan ini.

Penangkapan awalannya dikerjakan pada Supriyanto di tempat tinggalnya, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Minggu (3/2/2019). Darinya, polisi meningkatkan masalah sampai tiga hari beruntun.

“Lantas kami tangkap dua orang yang lain, yakni Narwan di Banjar, Jawa Barat serta Risang di Tasikmadu, Karanganyar,” kata Kapolres Sragen, AKBP Yimmi Kurniawan dalam jumpa wartawan, Rabu (6/2/2019).

Sesudah lakukan kontrol, tersingkap jika Supri adalah pembuat peti uang itu, hingga ia tahu celahnya. Enam bulan lantas, peti uang dia jual ke toserba itu.

Dalam tindakan pembobolan yang dikerjakan pada 31 Januari 2019, Narwan jadi aktor pentingnya. Ia bersembunyi di toserba waktu akan tutup.

“Narwan mengakibatkan kerusakan peti uang memakai alat seadanya yang berada di dalam toko. Sedang dua temannya berjaga di luar toko,” kata Kapolres.

Petugas toko mengakui baru mengetahui terdapatnya pembobolan pada esok harinya. Uang tunai Rp 1,2 miliar raib bersama perhiasan. Kerugian ditaksir sampai Rp 2,2 miliar.

Hasil rampokan mereka pakai diantaranya untuk beli mobil, masuk rekening, berbelanja sampai karaoke. Mobil itu sekarang diambil alih kepolisian.

Nyatanya tindakan semacam ini bukan kali pertamanya mereka kerjakan. Awal mulanya mereka sempat lakukan modus jual peti uang semacam ini di Ngawi.

“Ada pula yang di jual ke Solo. Ini masih tetap kita dalami kembali,” tutupnya.

Ke-3 terduga dijaring dengan Masalah 363 KUHP. Mereka diancam hukuman optimal tujuh tahun penjara.