Bejat! Pria di Purworejo Cabuli Bocah di Bawah Umur Hingga 5 Kali

Bejat! Pria di Purworejo Cabuli Bocah di Bawah Umur Hingga 5 KaliĀ  – Seseorang pria di Purworejo, Jawa Tengah tega menyetubuhi remaja yg masihlah dibawah usia. Lantaran perbuatannya itu, sekarang pemeran udah ditangkap polisi.

Pemeran berinisial AR (53) masyarakat Desa Rasukan, Kecamatan Ngombol, Purworejo dikira udah kerjakan perbuatan asusila pada korban dalam rumah korban saat rumah dalam situasi kosong. Sebelum kerjakan laganya, pemeran yg udah berkeluarga serta punya dua orang anak itu sudah sempat mengintimidasi korban.

” Perbuatan persetubuhan itu dijalankan dalam rumah korban saat rumah dalam situasi kosong. Sebelum kerjakan perbuatan itu, pemeran juga mengintimidasi korban, lalu buat tutup mulut korban juga dikasih uang serta paling akhir dikasih HP, ” papar KBO Reskrim Polres Purworejo, Iptu Purwanto di kantornya, Rabu (5/8/2018).

Perkara itu kali pertama didapati oleh ibu korban, yg syak wasangka dengan tabiat korban yg murung serta seringkali menangis. Sehabis di tanya, korban pada akhirnya bercerita peristiwa yg menerpa dianya terhadap ibunya. Tidak terima dengan perbuatan pemeran, orang-tua korban lantas melaporkannya ke polisi sampai pada akhirnya pemeran diamankan.

” Sehabis ada laporan dari pihak korban pada akhirnya pemeran kami tangkap di tempat tinggalnya serta kami amankan, ” lanjut Purwanto.

Disamping itu, di muka petugas pemeran mengakui tega kerjakan perbuatan bejatnya itu lantaran tergerak nafsu. Laganya, bahkan juga diulangi sampai 5 kali.

” Ya nafsu, tetapi kan saya juga kasihan sama dia lantaran keadaan ekonomi, sebab itu saya juga kasih uang. Kerjakan itu ya udah 5 kali, ” tuturnya.

Dari perkara itu, petugas sukses mengamankan sejumlah tanda untuk bukti berbentuk 2 buah telpon genggam, uang RP 100 ribu, satu busana serta rok panjang dan baju dalam punya korban.

Buat mempertanggung jawabkan kelakuannya, sekarang pemeran mesti mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo serta akan dijaring dengan klausal 81 UURI no 17 tahun 2016 mengenai perlindungan anak serta diancam dengan hukuman optimal 15 tahun penjara.